Powered by Blogger.
Showing posts with label Lingkungan. Show all posts
Showing posts with label Lingkungan. Show all posts

Mengoptimalkan Keseimbangan pH Tanah Litosol dalam Industri Pertanian

 

Sumber: canva.com

Dalam industri pertanian, salah satu faktor kunci yang perlu diperhatikan adalah kualitas tanah. Tanah yang subur dan seimbang secara pH merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan tanaman yang sehat dan produktif. Salah satu jenis tanah yang sering ditemukan dalam konteks pertanian adalah tanah litosol. Artikel ini akan membahas tentang pH tanah litosol dalam industri pertanian dan bagaimana mengoptimalkan keseimbangannya untuk memaksimalkan hasil pertanian.

Pengertian Tanah Litosol

Tanah litosol adalah jenis tanah yang umumnya ditemukan di daerah berbatu dan memiliki lapisan tipis tanah yang terbentuk di atas batuan yang terdekomposisi. Karakteristik utama dari tanah ini adalah kemampuannya yang terbatas untuk menahan air dan nutrisi, serta memiliki pH yang cenderung rendah. Hal ini dapat mempengaruhi pertumbuhan dan produktivitas tanaman yang ditanam di atasnya. Untuk mengetahui pH tanah tersebut maka diperlukan alat untuk mengukur pH tanah. Hal ini dilakukan untuk mengetahui tingkat pH dalam tanah litosol sebelum melakukan tindakan untuk mengoptimalkan tanah ini.

Pentingnya Keseimbangan pH Tanah

Keseimbangan pH tanah memainkan peran penting dalam ketersediaan nutrisi bagi tanaman. pH tanah yang terlalu rendah (asam) atau terlalu tinggi (basa) dapat mempengaruhi kelarutan nutrisi dalam tanah. Tanah litosol cenderung memiliki pH yang rendah, yang dapat menghambat penyerapan beberapa nutrisi esensial oleh tanaman. Disinilah peran alat pengukur pH tanah digunakan untuk membantu menguji seberapa rendah pH tanah litosol, sehingga pengoptimalan akan berhasil secara maksimal. Oleh karena itu, penting untuk mengoptimalkan keseimbangan pH tanah litosol agar tanaman dapat mengakses nutrisi dengan efektif.


Berikut adalah strategi untuk mengoptimalkan pH tanah litosol:

  1. Penggunaan Bahan Organik

Pemberian bahan organik seperti kompos, pupuk hijau, atau pupuk kandang dapat membantu meningkatkan kandungan bahan organik dalam tanah litosol. Bahan organik ini akan menguraikan dan membantu meningkatkan keasaman tanah yang basa atau mengurangi keasaman tanah yang terlalu asam.

  1. Pemberian Pupuk

Analisis tanah yang teratur sangat penting untuk mengetahui tingkat keasaman tanah litosol. Berdasarkan hasil analisis, pemupukan dapat dilakukan untuk memperbaiki pH tanah. Penggunaan bahan pupuk seperti dolomit (untuk menaikkan pH) atau belerang (untuk menurunkan pH) dapat membantu mempertahankan pH tanah yang seimbang.

  1. Teknik Pengairan yang Tepat

Pengelolaan irigasi yang baik juga penting dalam mengoptimalkan pH tanah litosol. Kondisi yang terlalu kering atau terlalu basah dapat mempengaruhi pH tanah. Pastikan tanah tetap lembab namun tidak tergenang air untuk menjaga keseimbangan pH yang optimal.

  1. Rotasi Tanaman dan Penutup Tanah

Melakukan rotasi tanaman yang tepat dan menanam tanaman penutup tanah yang cocok dapat membantu meningkatkan kualitas tanah litosol. Beberapa tanaman penutup tanah seperti kacang hijau, kelor, atau legum dapat membantu meningkatkan kandungan nitrogen dalam tanah dan mengurangi keasaman.

  1.  Menggunakan Pembenah Tanah

Jika pH tanah jenis ini sangat tidak seimbang, pembenah tanah seperti kapur pertanian atau gipsum dapat digunakan. Pembenah tanah ini membantu menetralkan pH tanah dan meningkatkan keasaman atau kebasaan sesuai kebutuhan.

pH tanah litosol memainkan peran penting dalam produktivitas pertanian. Mengoptimalkan keseimbangannya adalah langkah penting dalam meningkatkan kualitas tanah dan ketersediaan nutrisi bagi tanaman. Dengan menggunakan strategi seperti pemberian bahan organik, pemupukan yang tepat, pengelolaan irigasi yang baik, rotasi tanaman, dan penggunaan pembenah tanah, petani dapat mencapai keseimbangan pH yang optimal dalam tanah litosol mereka. Dengan demikian, hasil pertanian yang lebih baik dapat dicapai, menjaga keberlanjutan dan produktivitas industri pertanian.


Baca juga Susut Hasil dan Penurunan Mutu Padi

Rayap Serangga Pemakan Kayu yang Sangat Merusak

Rayap Serangga Pemakan Kayu yang Sangat Merusak - Rayap adalah serangga perusak kayu yang paling ganas. Rayap ini bisa memakan hampir semua kayu dan produk-produk turunan kayu dengan sangat efisien. Mungkin hewan ini diciptakan untuk menguraikan kayu menjadi tanah sehingga proses regenerasi di alam dapat berjalan dengan baik.


Rayap ini hidup bersama-sama dan membentuk koloni dan membentuk sarang di satu tempat yang banyak mengandung kayu. Koloni rayap ini bisa di luar ruangan di tanah-tanah dengan banyak kayu dan pohon yang sudah mati, atau bisa juga ditemukan dalam ruangan dengan tanpa tanah atau sedikit tanah pada kayu atau produk kayu. 

Siklus hidup rayap

Menurut jasa pembasmi rayap dalam satu koloni rayap, ada 3 jenis rayap yaitu: ratu rayap, rayap tentara dan rayap pekerja. Ratu rayap merupakan pusat kehidupan dari koloni itu. Ratu rayap bertugas untuk mengeluarkan telur yang akan menetas menjadi rayap pekerja dan rayap tentara.

Rayap tentara bertugas untuk melindungi koloni, menjaga dan mengatur rayap pekerja, sedangkan rayap pekerja bekerja untuk menyediakan makanan bagi kehidupan seluruh koloni. Pada waktu-waktu tertentu biasanya pada awal musim hujan, ratu rayap akan menetaskan rayap-rayap betina dewasa yang mempunyai sayap yang dikenal sebagai laron. Laron ini akan terbang dan pergi ke berbagai tempat untuk mencari tempat baru. Jika laron ini menemukan suatu tempat yang cocok yaitu tempat yang mengandung kayu dan tanah, maka dia akan menjadi ratu dan membentuk koloni baru.

Rayap bisa masuk ke kayu lewat tanah dan masuk ke dalam kayu membentuk  terowongan dan koloni rayap pada kayu-kayu yang terletak di permukaan tanah. Pada bangunan dari kayu, rayap akan masuk melalui dinding atau tiang kayu yang menyentuh tanah dan masuk ke dalam untuk menbentuk koloni rayap yang sangat merusak.

Rayap juga bisa menyerang produk-produk kayu atau produk turunan kayu  yang ada dalam ruangan. Rayap yang hidup dalam ruangan akan memakan segala macam kayu dan benda dari kayu seperti: mdf, particle board dan bahkan kertas. Serangan rayap ini akan sulit dikendalikan dan tidak akan berhenti sampai semua benda tersebut terurai menjadi tanah.

Cara mengatasi rayap.

Meskipun rayap secara alami memang diciptakan untuk menghancurkan kayu, tetapi manusia tentu tidak mau menyerah dengan serangan rayap. Manusia dengan beberbagai macam cara telah mencoba menemukan cara untuk mengatasi rayap. berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi serangan rayap.

1. Pilih kayu yang tahan terhadap rayap.

Meskipun rayap merupakan musuh kayu yang utama, namun ternyata ada beberapa kayu yang tidak disukai oleh hewan ini. Beberapa kayu yang tidak terlalu disukai rayap antara lain : kayu jati yang sudah tua, kayu bengkirai, kayu ulin, kayu merbau dan beberapa kayu keras lainnya. Kayu-kayu tersebut mengandung sejenis minyak yang membuat rayap tidak menyukainya.

2. Jaga supaya kayu tidak masuk atau bersentuhan dengan tanah.

Ujung kayu yang terhubung dengan tanah akan menjadi jalan masuk bagi rayap. Satu rayap saja menemukan jalan masuk, maka segera dia akan membawa koloninya untuk berkembang dan akan segera menghabiskan seluruh kayu yang ada. Bahkan kayu dari jenis yang tidak disukai rayap pun akan memiliki resiko dimakan rayap apabila terletak di tanah. 

Karena itu salah satu hal yang harus dilakukan supaya kayu tidak diserang rayap adalah dengan menjauhkannya dari tanah. Gunakan alas dari batu atau semen yang tidak dapat ditembus oleh rayap sebagai dasar pada tiang-tiang, pagar, pintu, kusen atau dinding dari kayu. Dasar dari batu atau semen yang keras ini akan mencegah rayap untuk memakan kayu dari dalam tanah.

15 Manfaat Rayap Untuk Kesehatan

15 Manfaat Rayap Untuk Kesehatan - Berikut ini adalah beberapa khasiat yang bisa didapatkan ketika Anda mengonsumsi ratu dari hewan pemakan kayu ini:

Sebagai sumber protein

Ibu dari rayap diklaim mengandung lebih banyak protein jika dibandingkan dengan daging sapi per 100 gram. Hal ini bahkan sudah diungkapkan oleh ahli yang menelitinya.

Menurunkan kadar kolesterol

Kolesterol jahat dalam darah harus dinormalkan supaya bisa beraktivitas dengan bebas dan tubuh bugar kembali. Salah satu caranya adalah dengan mengonsumsi ratu rayap.

Menurunkan tekanan darah tinggi

Ibu dari para hama pemakan kayu ini memiliki fungsi untuk menurunkan hipertensi. Jadi, kalau ada masalah tekanan darah tinggi, Anda bisa mencobanya sebagai pengganti mentimun bila tidak ada.

Tumbuh kembang manusia yang masih dalam masa pertumbuhan

Anak-anak, remaja, dan ibu hamil membutuhkan manfaat ratu rayap untuk tumbuh kembang. Hal ini karena kandungan protein yang ada di dalam hewan tersebut.

Sebagai suplemen untuk tubuh

Pekerjaan yang menumpuk dan stres yang berkepanjangan bisa membuat tubuh mudah lelah dan capek. Salah satu solusinya adalah mengonsumsi ibu dari hewan pemakan kayu.

Sebagai obat untuk kulit

Masalah kulit seperti jerawat, panu, kadas, dan yang lainnya ternyata juga bisa ditangani dengan mudah pakai ratu rayap.

Mengatasi masalah asam urat

Penyakit asam urat merupakan salah satu jenis penyakit yang tidak bisa langsung disembuhkan karena butuh pola hidup yang benar agar tidak kambuh. Kalau sudah kambuh sangat mengganggu aktivitas.

Ibu dari hama pemakan kayu disinyalir bisa membantu mengurangi kadar asam urat dan menormalkannya kembali.

Menurunkan kadar gula dalam darah

Diabetes atau kencing manis merupakan penyakit yang dikenal dengan kadar gula dalam darah yang tinggi. Anda bisa menurunkannya dengan khasiat ratu rayap.

Mencegah dan mengobati gangguan prostat

Manfaat lain yang bisa didapatkan dari Sang ratu adalah pencegahan terhadap masalah prostat pada laki-laki.

Memperindah rambut

Rambut merupakan mahkota perempuan yang perlu diperhatikan. Manfaatkan ratu untuk memperindah rambut, menguatkan, dan membuatnya berkilau.

Mengontrol stamina agar tidak mudah lelah

Sudah disebutkan di atas bahwa ratu bisa digunakan sebagai bahan pembuat suplemen dan mengontrol stamina manusia. Tujuannya adalah tidak mudah letih, lesu, dan lelah.

Pembentukan tulang dan otot

Protein merupakan kandungan yang penting dalam pembentukan tulang dan otot. Sang ratu memiliki kandungan protein dalam jumlah banyak.

Kesuburan tanah dan menjaga ekosistem

Keberadaan laron yang sudah bereproduksi berarti menandakan bahwa tanah yang didiaminya merupakan area yang subur. Dengan bereproduksi, mereka juga turut menjaga kestabilan ekosistem.

Mengatasi masalah sakit pinggang

Encok, pegal, dan linu di daerah pinggang dan panggul merupakan kondisi yang umum diderita oleh lansia. Salah satu item yang bisa menguranginya adalah ratu rayap.

Mengobati sakit mata

Manfaat ratu rayap lain yang bisa didapatkan adalah untuk mengobati sakit pada mata.

Meneriman Jasa Anti Rayap dengan kualitas terbaik dan pengerjaan yang cepat. Silahkan hubungi kami untuk mengatasi permasalahan rayap dirumah Anda.

Penyebab Kegagalan Budidaya Udang Galah

Penyebab Kegagalan Budidaya Udang Galah - Udang galah atau dengan nama lain macrobrachium rosenbergii dan dikenal juga dengan sebutan giant freshwater prawn yang merupakan salah satu jenis crustacea dengan ukuran yang lebih besar dibandingan dengan udang air tawar lainnya.

Penyebab Kegagalan Budidaya Udang Galah

Udang galah ini merupakan merupakan komoditas hasil perikanan air tawar yang sangat potensial untuk dilakukan pengembangan karena nilai jualnya yang tinggi, ukuran tubuh udang ini besar serta rasa dagingnya mirip seperti lobster. 

Penyebab Kegagalan Budidaya Udang Galah

Di Indonesia kegiatan pengembangan udang galah diawali pada tahun 1974. Kemudian komoditi udang galah dikembangkan oleh lembaga penelitian perikanan darat pasar minggu di Jakarta tepatnya di pusat penelitian limnolog.

Untuk lembaganya berada di bawah Departemen Kelautan dan Perikanan seperti Unit Pengembangan Udang Galah Pamarican, Ciamis dan Balai Budidaya Air Tawar di Sukabumi, Balai Penelitian Perikanan Air Tawar di Sukamandi.

Dalam pembudidayaannya, udang galah ini mengalami perkembangan yang cukup pesat terlebih lagi pada sektor pembesarannya. Akan tetapi di berbagai lapangan masih terdapat berbagai kendala yang disebabkan karena belum tersosialisasikannya sistem budidaya serta kurangnya penguasaan teknologi spesifik dalam budidaya udang galah.

Untuk itu dalam upaya peningkatan produktivitas usaha budidaya udang galah ternyata dapat dilakukan dengan menerapkan teknik pemeliharaan serta pengembangan sentra budidaya dalam bidang pembesaran.

Dalam melakukan budidaya udang, ada salah satu faktor yang harus diperhatikan dalam meningkatkan jumlah produksi yaitu kepadatan dan asupan tambahan pakan pada pemeliharaan. Umumnya mengenai kelangsungan hidup udang galah sudah lama menjadi penyebab tersendatnya budidaya udang galah. 

Mengenai kelangsungan hidup udang galah rupanya tidak lebih dari 15 hingga 20% saja. Untuk rendahnya nilai kelangsungan hidup pada udang galah ternyata dipengaruhi oleh berbagai faktor yang antara lain yaitu pemilihan induk, sifat udang yang kanibal, kualitas air dan pakan, serta cara budidayanya.

Dalam peningkatan produksi kegiatan budidaya, pakan memiliki peran jadi pakan yang diberikan harus berkualitas baik, bergizi serta memenuhi syarat sebagai udang untuk dikonsumsi, dan tersedia dalam jangka panjang jadi tidak mengganggu proses produksi yang memberikan pertumbuhan dengan optimal.

Budidaya Udang Galah

Kelangsungan hidup dapat dijadikan sebagai tolak ukur untuk mengetahui toleransi serta kemampuan organisme budidaya untuk hidup. Berdasarkan uji statistik yang telah dilakukan menunjukkan bahwa adanya perbedaan nyata pada setiap perlakuannya yang dimana dapat membuktikan bahwa pemberian kentang sebanyak 3 gram / ekor dapat berpengaruh terhadap kelangsungan hidup udang galah. 
 
Untuk nilai yang didapatkan dari memberikan kentang sebanyak 3 gram/ekor yaitu sekitar 51,3%, sedangkan untuk nilai yang didapatkan jika tidak memberikan kentang yaitu hanya berkisar 41,33%. Untuk kualitas air juga ternyata dapat mempengaruhi kelangsungan hidup dari udang.
 
Ada hal yang sering sekali dijumpai yaitu ketika udang sedang dalam proses ganti kulit biasanya akan dimangsa oleh udang yang normal. Hal tersebut dikarenakan udang yang mengalami ganti kulit tersebut mengeluarkan bau yang mengandung asam amino jadi dapat memicu udang sehat untuk memangsanya.
 
Ada salah satu faktor lain yang dapat menyebabkan terjadinya penurunan tingkat kelangsungan hidup udang galah yaitu karena faktor lingkungan. Pada dasarnya udang galah sangat rentan terhadap kualitas media pemeliharaan yang kurang baik. Dalam pemberian pakan terutama pakan pelet akan berpotensi dalam menurunkan kualitas air media pemeliharaan. 
 
Jadi semakin tinggi kepadatan ikan maka feses dan juga urinnya yang dikeluarkan akan semakin banyak. Biasanya sisa pakan yang terdapat di dasar wadah adalah komponen yang dapat memicu terjadinya peningkatan amonia. Amonia tersebut dapat berbahaya bagi organisme yang dipelihara karena amonia tersebut sifatnya beracun.

Ciri Air Tanah yang Baik

Ciri Air Tanah yang Baik - Air tanah merupakan air yang terkandung dalam lapisan kerak bumi atau terletak diatas lapisan batuan yang kedap terhadap air dibawah kerak bumi. Air tanah adalah salah satu sumber air bersih yang banyak masyarakat menggunakannya. Hal ini karena air ini kualitasnya yang layak untuk dikonsumsi. Bahkan ada beberapa tempat yang menggunakan air jenis ini mencapai 70 persen.

Ciri Air Tanah yang Baik
Sumber : Water Test Kit
Masyarakat sering kali sangat tergantung dengan air ini sehingga saat musim kemarau tiba banyak sumur yang menjadi kering. Saat musim kemarau sering kali masyarakat sulit mendapat pasokan air bersih dan harus menggunakan sumber air yang lain. Namun pada umumnya mereka sudah menyiapkan cadangan air untuk minum sedangkan untuk keperluan MCK mereka menggunakan air sungai.

Dalam membedakan kualitas air tanah yang layak atau baik untuk konsumsi sebenarnya sangat mudah. Pertama-tama adalah dengan melihat tampilan fisik air itu secara langsung baik dari warna, bau maupun rasa. Sedangkan cara kedua adalah dengan meneliti unsur yang terkandung di dalamnya. Penyuluhan mengenai tanda air bersih harus sering dilakukan agar masyarakat semakin mudah memahami air tanah yang layak konsumsi.

Ciri-ciri air tanah yang baik bagi lingkungan adalah sebagai berikut :

Ciri Air Tanah yang Baik

1. Air Tidak Keruh dan Harus Jernih

Indikator ini adalah indikator pertama yang sangat mudah untuk dibedakan. Apabila air tanah ini sudah keruh maka air ini sudah dipastikan tidak bersih. Bila air ini berwarna coklat biasanya air ini sudah mengandung atau bercampur dengan lumpur atau tanah terlalu banyak. Hal ini disebabkan karena air tanah sudah dangkal karena musim kemarau atau biasanya telah bercampur dengan lumpur saat musim hujan dimana hal ini terjadi pada sumur bor. Harus diketahui bahwa indikator bening ini tidak dapat dijadikan indikator utama kualitas air namun indikator ini adalah indikator yang paling mudah untuk diketahui.

2. Tidak Memiliki Warna

Sebenarnya indikator ini hampir mirip dengan penjelasan sebelumnya, namun kualitasnya lebih buruk, contohnya berwarna kuning dan apabila ada jarum atau batu yang dicelupkan ke dalamnya maka tidak akan terlihat lagi dari atas. Warna ini bergantung dari unsur apa yang terkandung di dalamnya dan apabila air ini sudah berwarna maka sudah tidak layak konsumsi.

3. Rasanya Tawar

Sebelum digunakan ada baiknya air ini diuji dengan cara manual atau dicicipi sampel air tersebut. Rasa tawar ini merupakan indikator kualitas air yang baik untuk dikonsumsi. Hal ini disebabkan karena air ini tidak mengandung unsur apapun di dalamnya yang merupakan indikator bahwa air ini merupakan air murni.

4. Derajat Keasamannya (PH) Netral

Selain tidak berwarna dan tidak berasa tingkat keasaman atau pH juga merupakan indikator dari kualitas air. Bila air memiliki PH di luar batas normal maka air ini tidak layak untuk konsumsi. Air tanah yang baik adalah yang kandungan pH-nya antara 6,8 hingga 7,2 untuk rentang sempit, atau 6,5 hingga 7,5 untuk rentang lebarnya. Apabila air ini terlalu asam maka air ini tidak layak untuk dikonsumsi tidak hanya oleh manusia namun juga untuk ternak. Nilai pH ini dapat kita ukur menggunakan pH meter atau alat ukur pH.

5. Tidak Terkandung Zat Kimia yang Berbahaya

Air tanah yang berada jauh dari ruang publik seperti kota ataupun industri tentu akan memiliki kualitas yang baik dibanding dengan air tanah yang berada di dekat industri. Hal ini karena industri pastilah membuang limbahnya ke lingkungan sekitar yang tentu akan mencemari air tanah yang terkandung di dalamnya. Air tanah yang telah tercemar limbah industri biasanya mengandung zat Arsen, Timah, Merkuri, senyawa sulfida, amoniak dan lainnya.

6. Tingkat Kesadahan Rendah

Air dengan tingkat kesadahan tinggi dapat diketahui dengan cara bila digunakan untuk mencuci maka akan sulit untuk berbusa. Kesadahan air ini sering dihubungkan dengan kandungan ion Kalsium (Ca) dan Magnesium (Mg), selain itu dapat juga terkandung unsur Mangan (Mn) dan Besi (Fe) yang akan menyebabkan air berbau anyir dan berbau kurang sedap. Air yang tingkat kesadahannya tinggi apabila digunakan untuk mencuci maka akan menimbulkan warna coklat pada pakaian yang telah dicuci.

7. Tidak Terdapat Bakteri Yang Berbahaya

Bakteri seperti E Coli biasanya sering ditemukan pada air yang didekatnya terdapat septic tank dan saluran pembuangan kotoran lainnya. Dengan adanya air hujan akan dapat mengikikis bakteri E coli yang biasanya ada pada lingkungan air. Apabila air tanah ini banyak mengandung bakteri yang berbahaya maka akan dapat menimbulkan penyakit seperti diare dan penyakit yang berhubungan dengan pencernaan. Penyakit berat seperti Typus, Hepatitis dan Kolera pun juga dapat dengan mudah menyerang manusia.

Pengaruh Cahaya Terhadap Tanaman

Pengaruh Cahaya Terhadap Tanaman - Cahaya matahari merupakan sumber energi paling utama bagi kehidupan semua makhluk hidup di bumi. Bagi tanaman khususnya yang berklorofil, cahaya matahari sangat menentukan jalannya proses fotosintesis.

Fotosintesis merupakan proses utama pada tanaman untuk memperoleh makanan. Makanan yang diperoleh akan menentukan persediaan energi untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Cahaya adalah faktor paling penting saat berlangsungnya proses fotosintesis, sedangkan fotosintesis adalah proses yang berperan sebagai kunci agar dapat berlangsungnya proses metabolisme yang lain di dalam tanaman maupun tumbuhan.

Pengaruh Cahaya Terhadap Tanaman

Pengaruh cahaya berbeda pada setiap jenis maupun macam - macam tanaman. Tanaman C4, C3, dan CAM mempunyai reaksi fisiologi yang tidak sama terhadap pengaruh intensitas, kualitas, dan lamanya pencahayaan oleh cahaya matahari. Setiap jenis tanaman memiliki sifat yang tidak sama dalam hal fotoperiodisme, yaitu lama penyinaran dalam satu hari yang diperoleh tanaman.

Pengaruh Cahaya Terhadap Tanaman

Perbedaan reaksi tanaman terhadap lama pencahayaan atau biasa disebut fotoperiodisme, membuat tanaman dikelompokkan menjadi tanaman hari netral, tanaman hari panjang, dan tanaman hari pendek. Apabila kekurangan cahaya matahari maka akan mengganggu proses fotosintesis dan pertumbuhan.

Dan juga apabila kekurangan cahaya saat proses perkembangannya terganggu maka akan menyebabkan gejala etiolasi yaitu batang kecambah akan tumbuh lebih cepat namun tidak kuat dan daunnya berukuran kecil, tipis dan berwarna pucat. Gejala etiolasi terjadi akibat kurangnya cahaya atau bisa juga apabila tanaman berada di tempat yang petang.

Cahaya dapat bersifat sebagai penghambat pada proses pertumbuhan, ini terjadi karena bisa memacu difusi auksin ke bagian yang tidak terkena cahaya. Cahaya yang memiliki sifat sebagai inhibitor dikarenakan oleh tidak adanya cahaya sehingga bisa mengoptimalkan fungsi auksin untuk penunjang sel tanaman sebaliknya, tanaman yang tumbuh ditempat terang mengakibatkan tanaman tumbuh lebih tidak cepat dengan kondisi relative pendek, lebih lebar, lebih hijau, tampak lebih segar dan batang kecambah lebih kuat.

Apabila anda ingin memelihara tanaman dengan pertumbuhan yang baik, maka anda harus mengukur intensitas cahaya menggunakan alat ukur intensitas cahaya atau lux meter. Untuk membeli alat ukur intensitas cahaya Anda bisa mendapatkannya di CV. Java Multi Mandiri yang merupakan perusahaan distributor untuk alat ukur dan uji terbaik dengan jaminan garansi selama 1 tahun.

Pengertian Curah Hujan

Pengertian Curah Hujan - Curah hujan adalah jumlah air hujan yang turun pada daerah tertentu dalam waktu tertentu atau sering disebut juga dengan presipitasi, curah hujan juga dapat disebut dengan air hujan yang terkumpul di suatu tempat datar yang tidak menguap, tidak meresap kedalam air dan tidak mengalir setelah hujan turun.

Pengertian Curah Hujan

Seperti yang kita ketahui bahwa hujan terjadi karena kumpulan penguapan uap air yang menjadi awan dan mencapai titik jenuh hingga akhirnya turun ke bumi dalam bentuk rintik hujan.

Berbicara mengenai curah hujan juga akan berhubungan dengan intensitas hujan dimana intensitas hujan merupakan banyaknya curah hujan dalam satuan waktu tertentu. Hujan lebat terjadi bila intensitas hujan tinggi pada suatu daerah sehingga keduanya akan saling berkaitan. Intensitas hujan juga dapat menjadi dasar dalam memperkirakan dampak hujan seperti banjir, longsor dan efeknya terhadap makhluk hidup.

Besarnya curah hujan ini dapat diukur menggunakan bantuan alat penakar hujan atau rain gauge dan alat pemantau cuaca atau weather station. Rain gauge merupakan alat yang terdiri dari corong dan tabung penampung, sedangkan weather station biasanya menggunakan sensor khusus.

Pengukuran curah hujan sendiri diukur menggunakan skala milimeter (mm) atau centimeter (cm) dan hasil pengukuran tersebut akan didapatkan beberapa data yang kemudian diolah menjadi tiga jenis hasil pengukuran seperti berikut ini :
  • Jumlah curah hujan harian : yaitu hasil pengukuran hujan selama 24 jam atau satu hari
  • Jumlah curah hujan bulanan : yaitu jumlah total curah hujan harian dalam 1 bulan
  • Jumlah curah hujan tahunan : yaitu jumlah total curah hujan harian selama 12 bulan atau 1 tahun

Hujan sendiri merupakan proses yang terjadi karena adanya siklus air atau siklus hidrologi atau lebih tepatnya disebut dengan siklus hidrologi sedang yang prosesnya adalah sebagai berikut :

Bumi yang terkena sinar matahari dan energi pada sinar matahari mengakibatkan terjadinya evaporasi (penguapan) di berbagai badan air seperti lautan, samudera, danau, sungai dan sumber air lainnya. Proses penguapan tersebut akan menghasilkan uap air yang akan naik ke atmosfer.

Uap air yang baik pada ketinggian tertentu dan mengalami peristiwa yang disebut kondensasi (pengkristalan butir - butir air) dimana peristiwa kondensasi ini disebabkan oleh suhu sekitar uap air yang lebih rendah dari pada titik embun uap air.

Uap air tersebut akan terkumpul dan terbawa oleh angin sehingga akan menyebabkan awan akan saling berkumpul. Bila awan tersebut sudah berkumpul terlalu banyak dan mencapai titik jenuh maka akan turun menjadi rintik hujan.